Asuransi Motor Yang Mudah dan Murah

Jika diperbolehkan menambahkan keajaiban dunia, maka jumlah dan adab pengendara motor di Indonesia atau kota-kota besarnya mungkin bisa jadi salah satu yang terbaru. Begitu banyak keunikan tingkah pengendara motor selama di jalan raya dan padatnya jalanan yang disebabkan tingginya populasi kendaraan bermotor mudahnya investasi jangka panjang.

Artinya, motor merupakan kendaraan multifungsi yang sudah hampir menjadi kebutuhan primer warga di kota-kota besar. Banyaknya jumlah motor berdampak lineir pada produksi, harga, dan tingkat keamanan motor. Para pengendara motor akan sangat tergantung dengan kendaraan yang satu ini.

Lebih cepat, hemat, praktis, dan murah. Itu adalah keuntungna motor dibanding mobil. Sayangnya, belum banyak pengendara motor yang paham betapa pentingnya asuransi motor. Kendaraan yang setiap hari mereka gunakan untuk mencari nafkah dan kendaraan mobilitas utamanya.

Asuransi motor paling umum adalah Total Lost Only (TLO). Sederhananya, motor kamu akan diganti jika terjadi kehilangan dengan harga sejumlah harga beli dipotong harga penyusutan yang biasanya 10%. Asuransi motor jenis ini sangat umum untuk mereka yang membeli motor dengan cara kredit.

Sementara asuransi motor all risk cakupannya lebih luas lagi. Selain menjamin atas segala jenis kehilangan dan pencurian, asuransi motor all risk juga menjamin kita sebagai pengendara motor. Beberapa juga mengikutsertakan kecelakaan/kehilangan ringan seperti spare part atau lecet.

Definisi Asuransi TLO

Asuransi TLO adalah asuransi Total Loss Only yang berarti pihak asuransi hanya akan menjamin dan mengganti pada kasus dimana biaya perbaikan motor lebih dari 75% dari nilai pertanggungan motor.

Proses Klaim Asuransi Motor Pada Kasus Kehilangan Motor

  1. Lapor Polsek setempat atas kehilangan anda. Pada kasus tertentu maka pihak Polsek setempat akan menahan STNK dan kunci motor anda. Apabila STNK dan kunci anda ditahan maka pastikan anda meminta tanda terimanya.
  2. Pihak asuransi akan meminta BPKB asli, faktur motor, foto copy KTP, SIM, polis asuransi, dan kwitansi kosong 3 lembar bermaterai Rp. 6,000

Apabila kehilangan dalam bentuk hipnotis / penipuan / penggelapan maka pihak yang melapor kehilangan ke Polsek harus memiliki SIM.

Pihak asuransi akan melanjutkan prosesnya (baik cek Tempat Kejadian, Wawancara dan sebagainya) dan akan selesai dalam waktu sekitar 30 hari kerja setelah data data lengkap di terima oleh pihakĀ  Asuransi.

* Penjelasan ini adalah proses asuransi Reliance dan bisa berbeda dari pihak asuransi lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *