The Reds Diuntungkan Badai Cedera The Blues

Partai akbar Chelsea vs Liverpool bakal digelar pada pekan kedua Liga Inggris 2020/21 di stadion Stamford Bridge, Minggu (21/9/2020). Dikutip dari bandarqq365 pertandingan yang bisa disaksikan langsung di Mola TV pukul 22.30 WIB ini harus ditutup.

Para tamu mendapat keuntungan dari banyak pemain Blues yang cedera. Frank Lampard tidak bisa memasukkan beberapa pemain baru yang direkrutnya musim ini. Thiago Silva hingga Hakim Ziyech tidak bisa menjalani pelatihan.

Hampir dua pemain baru, Kai Havertz dan Timo Werner, diharapkan muncul dari awal sepakbola. Situasi ini menyebabkan Lampard memikirkan strategi agar timnya bisa memberikan perlawanan kepada sang juara bertahan.

Chelsea lebih sering dikalahkan daripada Liverpool dalam tiga musim terakhir. Dari rekor head-to-head dalam lima laga terakhir Liga Inggris, Chelsea hanya menang sekali pada Mei 2018. Empat laga lainnya berakhir dengan tiga kekalahan dan satu kali imbang.

Namun, kehadiran Thiago Silva di Chelsea – dengan sikap kepemimpinannya – cukup mempengaruhi pemain lain untuk laga Minggu malam nanti. Menurut Lampard, meski belum bisa bermain, sosok Silva cukup terlibat di luar lapangan.

Selain Silva, Ben Chilwell dan Christian Pulisic juga hanya akan menjadi penonton. Lampard mengatakan pertandingan krusial melawan Liverpool datang terlalu cepat dan persiapan tim tidak maksimal.

“Ben Chilwell tidak siap untuk memulai kompetisi, begitu pula Christian Pulisic. Kami berharap mereka berlatih dan meningkat minggu depan. Hakim Ziyech juga belum siap untuk memulai kompetisi,” kata Lampard seperti dikutip situs resmi klub. .

Namun, Jurgen Klopp menolak menahan cederanya Chelsea. Ia mengatakan tim London masih menjadi tim yang berbahaya dalam situasi seperti ini.

“Ada banyak ancaman [dari Chelsea], mereka melakukan pergerakan hebat dan sudah memiliki tim yang sangat bagus. Kami sangat menderita melawan mereka di pertandingan musim lalu,” kata Klopp kepada Sky Sports.

“Ada banyak sekali pemain bagus di depan, lini tengah, pertahanan dan full defender, tidak ada [garis] ancaman terbesar, Chelsea sendiri adalah ancaman,” lanjutnya.

Di sisi lain, permainan Liverpool juga tidak terlalu kuat. Meski menang atas Leeds United pekan lalu, Jordan Henderson dan rekan satu timnya masih menghadapi masalah menghadapi lawan yang berani mendapat tekanan.

The Reds juga perlu peka dengan langkah Timo Werner yang bisa memanfaatkan celah pertahanan Liverpool. Pekan lalu, gol pertama Chelsea ke gawang Brighton menghasilkan tekanan dan ritme tim Werner. Striker Jerman itu memaksa kiper lawan untuk membobol area penalti.

Tidak terpengaruh oleh faktor tandang

Meski Klopp menganggapnya cukup sulit, Liverpool dua kali mengalahkan Chelsea di Liga Inggris musim lalu. Dalam pertemuan pertama mereka di Stamford Bridge, The Reds menang berkat gol Alexander-Arnold dan Roberto Firmino yang hanya mencetak satu gol dari N’Golo Kante.

Liverpool telah memenangkan tiga pertandingan Liga Premier di Stamford Bridge dalam lima musim terakhir. Ini menunjukkan bahwa faktor jarak jauh tidak berpengaruh signifikan terhadap warna merah

Pasukan Jurgen Klopp juga memiliki peluang terbuka untuk memenangkan tripoin di Stamford Bridge. Absennya suporter tuan rumah juga mengurangi tekanan pertandingan tandang kepada Mohamed Salah dan rekan satu timnya.

Namun, Chelsea juga punya peluang jika mengacu pada rapuhnya pertahanan Liverpool. Ketiga gol ke gawang Leeds United membuktikan bahwa Virgil van Dijk dan kawan-kawan sedang bertarung melawan lawan yang tampak menyerang.

Jelang laga ini, peluang Chelsea dan Liverpool mendapatkan tripoin yang sama. Tim yang paling efektif dalam memanfaatkan peluang diharapkan menjadi pemenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *