Monumen Bambu Runcing Surabaya

Apa yang Anda ingat tentang perjuangan kemerdekaan melawan penjajah? Apalagi di kota pahlawan, surabaya. Pejuang? Senjata? Nah menurut tim travel Jember Surabaya, ada yang unik dengan senjata perang kemerdekaan. Karena keadaan yang terbatas, para pejuang kemerdekaan pada saat itu hanya menggunakan segala macam alat yang dapat ditemukan setiap hari, di rumah atau di kebun. Dan yang terhebat adalah senjata bambu sederhana.

Tahukah Anda bagaimana Surabaya mengingatnya? Siapa yang tidak kenal bambu runcing. Anda pasti pernah mendengar ini. Ya, benda ini sangat terkenal dengan jasanya ketika kita mengalami perang kemerdekaan melawan penjajah. Pejuang kemerdekaan saat itu hanya memotong bambu di ujungnya, maju melawan musuh berbekal kecanggihan pada masanya. Untuk mengenang semangat perjuangan ini, darah yang tertumpah untuk merebut satu jengkal tanah, dibangunlah Monumen Bambu di kota Surabaya.

Monumen ini kini lebih mementingkan nilai pariwisatanya. Terletak di pusat kota, Tugu Bambu merupakan sebuah jujugan karena sangat mudah dijangkau dari berbagai arah. Anda ingin bertemu siapa atau menghindari siapa, hati-hati dengan siapa yang datang ke monumen ini dan kapan datangnya. Klub motor muda biasanya berkumpul di sekitar monumen ini menjelang tengah malam.

Tentunya suasana menjadi ramai karena mereka akan menghabiskan waktu di area monumen. Monumen yang berbentuk seperti bambu runcing berbentuk monster ini juga ramai dikunjungi saat akhir pekan. Beberapa pengunjung tentunya di akhir pekan menjadi pilihan keluarga di kota Surabaya untuk menghabiskan waktu bersama di sekitar monumen ini. Waktu berkualitas seperti ini sangat murah dan semua anggota keluarga tetap bahagia.

Di sisi lain, pengunjung monumen pada pagi hari di akhir pekan umumnya tertarik bersepeda. Warga sekitar Tugu Bambu hampir setiap pagi datang untuk jalan-jalan atau jogging. Banyak pengunjung yang datang pada malam hari untuk menghindari terik matahari. Tetapi meskipun Anda tiba di tempat ini pada siang hari, jangan putus asa. Bersenang-senanglah dengan Anda, saat Anda melakukan pemanasan kembali di Monumen Bambu di Surabaya.

Pada waktu-waktu tertentu, atau mungkin jika Anda cukup beruntung untuk mengunjungi monumen ini, air akan keluar dari potongan bambu tersebut. Ini mungkin terlihat seperti air mancur timah. Saat malam tiba, air mancur yang menghiasi Monumen Bambu Runcing akan tampak berwarna-warni dengan lampu hias.

Nah sekedar untuk jalan-jalan ke monumen ini tentu menggunakan jasa travel Jember Surabaya adalah solusi terbaik, atau anda juga bisa menggunakan mobil pribadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *